RESUME CUBIT TIGA

Tema : Sudah Benarkan Mandi Wajibmu?
Pembicara : Ustadzah Habibah Nurul Ummah

Belajar fiqih adalah penting. Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa ibadah sebagai puncak ketaatan dan ketundukan yang didalamnya terdapat unsur cinta/ al hutt. Ketaatan tanpa unsur cinta maka tidak bisa diartikan sebagai ibadah. Akhir dari perasaan cinta adalah penghambat diri sedangkan awalnya adalah ketergantungan. Fiqih artinya paham, yaitu paham bagaimana cara beribadah yang benar sesuai syariat islam. Maka dari itu dibutuhkan ilmu fiqih agar ibadah yang kita lakukan itu benar.

Fiqih thaharah ialah fiqih tentang bersuci dari kotoran dan najis. Adapun macam-macam thaharah adalah sebagai berikut.
1. Berwudhu’
2. Istinja’
3. Tayammum
4. Mandi wajib (mandi janabah)

Sebab seseorang mandi wajib adalah sebagai berikut.
1. Bersetubuh
2. Mengeluarkan mani
3. Selesai haid
4. Selesai nifas
5. Orang yang baru masuk islam
6. Orang meninggal

Orang yang telah meninggal hendaknya dimandikan oleh mahramnya, karena aurat dari jenazah tersebut juga tetap harus dijaga.

Rukun diadalam mandi wajib yaitu :
1. Niat
2. Meratakan air keseluruh tubuh.

Tata cara mandi wajib yaitu:
1. Mandi wajib dimulai dengan membasuh kedua tangan.
2. kemudian menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri dan membasuh kemaluannya.
3. Sesudah itu berwudhu sebagaimana berwudhu untuk sholat.
4. Lalu mengambil air dan memasukkan jari-jarinya ke pangkal-pangkal rambutnya (mengenai kulit kepala) sampai sudah merasa bersih mengadukkan air pada kepalanya dengan tangannya sebanyak 3 kali.
5. Membasuh seluruh badannya dan membasuh kedua kakinya. Kalau memakai cincin, gelang, anting-anting digerak-gerakkan untuk memastikan seluruh bagian tubuh terkena air.

Tanya – jawab
1. Apakah seorang wanita yang belum menikah tetapi sudah mengeluarkan mani wajib mandi janabah (mandi wajib) ? Apakah tata caranya sama?
Jawab:
Mandi janabah wajib bagi mereka yang mengeluarkan mani baik itu sudah menikah ataupun belum menikah dan tata cara pelaksanaannyapun seperti mandi janabah pada umumnya dan niatnya pun juga sama tidak ada yang berbeda.

2. Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan qadha shalat saat haidh itu seperti apa?
Jawab:
Qadha shalat adalah mengganti shalat yang ditinggalkan karena belum mengerjakan shalat padahal sudah datang waktu shalat dan keburu datang haidh.

haska

Himpunan Aktivitas Kajian Agama Jamaah Musholla Al-Furqon Sie Kerohanian Islam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

More Posts

Follow Me:
Facebook

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code class="" title="" data-url=""> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> <pre class="" title="" data-url=""> <span class="" title="" data-url="">

2 + 6 =


− 1 = 1